🌱 Dari Rumah, Untuk Lingkungan, Kembali kepada KitaModel pengelolaan sampah berbasis masyarakat
♻️ Gerakan pengelolaan sampah bersama

Sampah selesai bukan saat dibuang, tetapi saat dikelola.

DESAMU mengajak warga memilah sampah dari rumah, mengelolanya secara berjenjang, dan mengubah sebagian hasilnya menjadi manfaat bagi lingkungan serta ekonomi masyarakat.

Berbasis pembelajaran lapangan TPS3R Permata Alam, Desa Ngijo
±2.500keluarga dilayaniData studi kasus Permata Alam
±14 m³sampah masuk per hariCatatan lapangan 2026
40%penurunan ketergantungan TPAMenurut profil KSM
7 orangpetugas di lokasiFasilitas Permata Alam
MENGAPA DESAMU?

Mulai dari rumah, berdampak untuk satu lingkungan.

Sampah yang tercampur membuat bahan bernilai ikut terbuang. Dengan pemilahan sejak sumber, sampah lebih mudah dikelola, volume ke TPA dapat ditekan, dan peluang ekonomi lokal dapat tumbuh.

Pelajari alur pengelolaan →
🏡

Dimulai dari keluarga

Setiap rumah membiasakan pemilahan sampah sesuai jenisnya.

🤝

Dikelola bersama warga

RT, RW, dusun, dan TPS3R berbagi peran dan tanggung jawab.

🌿

Hasilnya dimanfaatkan

Kompos, maggot, bahan daur ulang, dan produk lain membuka peluang nilai tambah.

EKOSISTEM DESAMU

Lima tingkat, satu tujuan.

Pengelolaan dilakukan berjenjang mengikuti struktur masyarakat yang telah dikenal warga.

01

Rumah Tangga

Memilah sampah dari sumber dan menyetor bahan bernilai.

02

RT

Mengatur pengumpulan dan pencatatan data warga.

03

RW

Menggabungkan hasil dan mengatur rute pengangkutan.

04

Dusun

Menghubungkan koordinasi dan data antar-RW.

05

TPS3R

Memilah lanjutan, mengolah, dan mengelola data utama.

BERSAMA KITA BISA

Lingkungan lebih bersih dimulai dari kebiasaan kecil.

Kenali program, bagikan informasi, dan ikut membangun budaya memilah sampah.

Sampaikan Pertanyaan →
Hubungi via WhatsApp+62 813-3437-6026